Dukung Marcelo, Mijatovic Ragukan Bale

Eks ujung tombak Real Madrid, Predrag Mijatovic, menyokong Marcelo guna balik lagi mendapatkan bentuk penampilan paling baik. Namun begitu, Mijatovic pesimistis dengan situasi Gareth Bale.

Madrid mendapatkan waktu sukar semenjak Zinedine Zidane pergi dari bangku manajer di musim kemarin. Julen Lopetegui serta Santiago Solari tidak berhasil mendongkrak penampilan jawara Liga Champions 3 musim terbaru ini.

Malahan, presiden Florentino Perez harus memecat ke 2 juru tak-tik itu serta balik lagi menampung Zidane. Lantaran, Madrid nyaris jelas menyelesaikan musim ini cuma bersama trofi Piala Dunia Antarklub.

Los Blancos sudah tereliminasi dari turnamen Copa del Rey serta Liga Champions. Kesempatan Sergio Ramos serta kolega guna memenangi La Liga juga amat tipis sebab terpaut 13 angka dari pemuncak klasemen sementara, Barcelona

Di samping keberangkatan Cristiano Ronaldo, Los Blancos terpuruk karena penampilan pemain-pemain utama jauh dari harapan. 2 di antaranya merupakan Marcelo serta Gareth Bale. Keduanya juga jadi target cemooh semua pendukung kesebelasan di dalam banyak laga kampanye musim ini.

“Marcelo merupakan wakil kapten serta sudah lama di Real Madrid. Ia merupakan pemain bertahan paling baik sepanjang sejarah usai Roberto Carlos, ” tutur Mijatovic, sebagaimana ditulis Marca.

“Dia melewati musim yang negatif. Ini dapat diderita bintang manapun, namun ia merupakan bintang yang dapat memperoleh lagi penampilan paling bagusnya, ” katanya.

“Dia tentu dapat memberikan tawaran beberapa hal di dalam bertahun-tahun menuju depan, namun aku ragu dengan Gareth Bale. Ia tak kunjung sepanjang Marcelo di Real Madrid. Ia sulit serta aku berpikir ia tidak sepenuhnya adaptasi bersama kehidupan di Spanyol, ” kata Mijatovic.

3 Bintang yang Dapat Selesaikan Problema Real Madrid

Real Madrid kehilangan peluang guna memenangkan trofi di 3 turnamen di dalam kurun waktu satu minggu. Malahan yang lebih buruk, semua ini berlangsung pada markas mereka sendiri, Santiago Bernabeu.

Bila melihat statistik dari website live streaming bola, Los Blancos memang tetap memiliki sedikit asa pada ajang La Liga. Tapi, mereka telah tertinggal 12 angka dari pimpinan klasemen sementara, Barcelona bersama 12 laga tersisa.

Madrid mesti kehilangan Cristiano Ronaldo yang mengambil keputusan pindah ke Juventus di bursa transfer musim panas tahun kemarin. Tanpa pemain Portugal tersebut, Madrid tak dapat kompetitif di seluruh turnamen di kampanye musim ini.

Blunder paling besar yang dibikin Madrid ialah tak memburu suksesor Ronaldo. Walau Madrid memiliki beberapa kesempatan di dalam 3 laga terakhir yang lalu, akhirnya mereka tak dapat terhindar dari kehancuran.

Kini seluruh perhatian tim tentu bakal terpaku di bursa transfer pemain pada bursa transfer musim panas tahun nanti. Tim Spanyol tersebut rasa-rasanya bakal mengerjakan perombakan besar buat membangun tim untuk menghadapi kampanye musim selanjutnya.

Berikut ini 3 bintang yang dapat menghantarkan Real Madrid bangkit di kampanye musim selanjutnya menurut Sportskeeda.

Eden Hazard – Pemain Chelsea, Eden Hazard telah seringkali mengatakan kehendaknya buat berlaga di Real Madrid. Walaupun demikian, Los Blancos malah tak membuat pergerakan untuk mendatangkan pemain dari Belgia itu di bursa transfer musim panas tahun lalu.

Hazard sekarang tengah ada di dalam penampilan yang baik buat Chelsea usai menyarangkan 12 goal serta membikin 11 assist di kompetisi Liga Premier Inggris. Bekas bintang Lille tersebut disebut menjadi orang yang ideal buat jadi pengganti Cristiano Ronaldo dengan kualitasnya berlaga pada ke 2 lini yang beroperasi di sektor sayap serta pada pos nomor 9.

Hazard merupakan satu dari sekian banyak dribbler paling baik di Eropa dengan rata-rata mencatat 3,9 dribble berhasil per laga kampanye musim ini seperti dilansir WhoScored.

Matthijs De Ligt – Pemain muda Ajax ini disebut menjadi satu dari sekian banyak kemampuan muda paling baik sejagat. Menjadi bintang reguler buat timnas Belanda, De Ligt merupakan satu dari sekian banyak bintang yang sangat dibutuhkan di antara tim top Eropa. Menurut kabar burung, Atletico Madrid, Barcelona, PSG, Bayern, Liverpool, Manchester City merupakan sejumlah kesebelasan yang memburu pemain bertahan tengah muda ini.

De Ligt cuma memperoleh 1 kartu kuning di kampanye musim ini. Ia rata-rata mengerjakan 1,3 tekel berhasil, 1,3 intersep, 3,7 sapuan serta 0,9 blok per laga kampanye musim ini.

Walau baru berumur 19 tahun, De Ligt merupakan satu dari sekian banyak pemain bertahan sangat stabil di Eropa serta dapat memberi rivalitas buat tandem pemain bertahan tengah Sergio Ramos serta Raphael Varane pada barisan belakang. Ia dapat jadi bintang cadangan level dunia dan bintang yang dapat naik menuju kesebelasan inti apabila dibutuhkan.

Bernardo Silva – Masih menurut situs jadwal live streaming bola yang sama mengatakan, pemain berposisi gelandang Manchester City, Bernardo Silva merupakan bintang yang diperlukan pada sektor tengah Real Madrid. Silva merupakan bintang level dunia serta telah jadi bintang vital di tim besutan Josep Guardiola.

Silva dapat menyarangkan goal, membikin umpan serta merupakan satu dari sekian banyak pemain berposisi gelandang sangat rajin di Premier League. Ia memiliki rating rata-rata 7,11 di kampanye musim ini seperti dilansir WhoScored. Dia telah menyarangkan 9 goal serta membikin 6 assist buat City sepanjang ini.

Silva dapat berlaga di posisi gelandang tengah ataupun menjadi sayap sebelah kiri hingga mengembangkan nilainya setingkat lebih jauh. Bintang Portugal tersebut dapat menyuntikkan energi pada sektor tengah Los Blancos.

Penampilan Manchester United Bikin Ferdinand Geleng-Geleng

Legenda Manchester United, Rio Ferdinand, amat kaget Setan Merah dapat menendang Paris Saint-Germain (PSG) di Liga Champions.

“Saya tak punya keyakinan pada anak-anak ini buat melakukannya, dengan sepuluh bintang tidak ikut serta. Aku tak menyaksikan pencapaian itu datang usai cara PSG berlaga pada permainan pertama, ” tutur Ferdinand pada BT Sport.

Manchester United unggul dramatis 3-1 atas tuan rumah PSG di permainan ke 2 fase 16 besar Liga Champions di Parc des Princes, Kamis (7/3/2019) dini hari WIB.

Di partai ini, Manchester United sempat menang cepat lewat gol Romelu Lukaku (2′), sebelum dibalas oleh Juan Bernat (12′). Tapi, Setan Merah tidak menyerah dan membalas lagi via goal ke 2 Lukaku (30) serta tembakan penalti Marcus Rashford (90′).

Bersama pencapaian itu, agregat score menjadi 3-3 (PSG unggul 2-0) di permainan pertama. Namun, Setan Merah menang agersivitas gol pada markas rival.

“Ole Gunnar Solskjaer berani dengan opsi kesebelasannya, ia punya 3 wonderkid pada lapangan. Karakter bintang-bintang itu kelaparan di kejadian menurut ini”

“Solskjaer sudah menghantarkan keyakinan kembali ke kesebelasan ini. Beberapa orang sempat ragu dengan Lukaku, namun ia kini merupakan satu dari sekian banyak dari bintang yang sudah diberi peluang serta sukses, ” tutur Ferdinand.

Pep Guardiola Sebut Oleksandr Zinchenko Sebagai Figur Teladan di City

Oleksandr Zinchenko memang bukanlah bintang utama di Manchester City. Tapi, ini bukan artinya ia merupakan sampah di mata pelatih Pep Guardiola. Sebaliknya, sang pelatih menganggap ia sebagai figur yang layak diteladani oleh siapa saja.

Sanjungan buat Oleksandr Zinchenko itu didasarkan di sikapnya yang terus profesional di dalam menyikapi putusan pelatih. Diturunkan ataupun cuma diistirahatkan, bintang dari Ukraina ini tidak merasa sakit hati terlebih dendam.

“Dia ini mengesankan. Aku rasa Aleks menunjukkan pikiran aku sebelumnya mengenai arti penting jadi orang yang positif, bintang yang baik. Di pertama kampanye musim, ia bisa angkat kaki, namun ia tinggal. Di 8 pertandingan pertama, ia malahan tidak berlaga semenit pun, ” urai Pep Guardiola dikutip dari Manchester Evening News.

“Saya tidak pernah sesekali juga menyaksikan raut muka negatif atau 1 pelatihan yang negatif darinya. Usai laga, sukar untuk mereka yang tidak berlaga dan mereka pada umumnya mau memperlihatkan penyesalan mereka. Kemudian, sebelum pertandingan, mereka berbaik-baik lagi pada aku. Ia tak seperti ini. Ia terus memperlihatkan sikap serta suasana hati yang baik. Terus bagus serta tersenyum. ”

Pep Guardiola mengakui amat menghormati perilaku Oleksandr Zinchenko itu. Lebih jauh, bekas juru tak-tik Barcelona ini mengatakan pemain-pemain lain harusnya mendapat teladan dari Zinchenko.

“Semua orang seharusnya menimba ilmu dari Aleks. Seluruh orang! Teladan ini bukanlah cuma pengakuan serta ia layak buat ada di areanya sekarang, ” pungkasnya.

Main Buruk pada Laga melawan MU, Klopp Bela Mohamed Salah

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, angkat bicara tentang strikernya, Mohamed Salah, yang tampil jelek saat The Reds melawan Manchester United. Dia yakin bintang asal Mesir itu bakal bangkit pada laga berikutnya.

Liverpool berlaga imbang 0-0 dengan United pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, pada hari Minggu (24/2). Dalam laga ini, Mohamed Salah jadi starter, namun tidak berkutik dan gagal membawa Liverpool meraih kemenangan.

Dia dikawal berat oleh Luke Shaw. Akhirnya, Klopp mencabut keluar Mohamed Salah saat laga sudah berjalan hingga menit 79 serta digantikan dengan Divock Origi.

“Salah paham dia dapat bermain setingkat lebih baik ketimbang yang ia lakukan hari ini, namun saya tak khawatir, ” kata Klopp di Soccerway.

“Dua pekan lalu, saat kami berlaga melawan Bournemouth, dia mengesankan. Hari itu jelas, Victor Lindelof serta Luke Shaw melakukan tugas yang lumayan bagus mengawal Salah. Aku di sini bukan guna kecewa, aku di sini untuk menghantarkan para pemain menurunkan sepak bola paling baik mereka, ” Klopp melanjutkan.

Sembuh Cedera, Alexander-Arnold Ingin Segera Jadi Starter

Pemain bertahan Liverpool, Trent Alexander-Arnold, bertekad selekasnya balik lagi menjadi starter di skuat inti The Reds. Bintang dua puluh tahun ini sudah tidak sabar menghantarkan The Anfield Gang memburu trofi.

Alexander-Arnold dihantam cedera lutut kala Liverpool melawan Brighton and Hove Albion bulan lalu. Tanpa keberadaannya, The Reds kehilangan angka vs West Ham serta Leicester City dengan hasil seri 1-1.

Situasi Alexander-Arnold sekarang telah bagus. Dia malah main menjadi bintang pengganti ketika menghadapi Bournemouth. Dia juga telah tidak sabar jadi opsi kunci lagi.

“Jadi pemain pengganti merupakan sesuatu yang tidak sekalipun saya alami sebelum cedera. Ini merupakan sesuatu yang baru serta sesuatu guna membuat kepalaku berputar, jadi ini sukar bagiku, ” tutur Alexander-Arnold pada Soccerway.

“Tapi ini karena pelatih, fisios serta departemen medis dalam membantuku balik lagi sangat cepat, sedikit lebih cepat dari jadwal. ”

“Aku rasa bagus. Ini baik buat mendapat sedikit kebugaran di sana di penghujung minggu yang lalu, serta ini bakal membantuku balik ke kebugaran maksimal serta moga-moga bisa jadi starter dalam banyak minggu ke depan, ” Alexander-Arnold melanjutkan.

Alexander-Arnold sendiri telah memperkuat Liverpool dalam 23 laga pada seluruh turnamen dengan sumbangan 1 goal serta 3 assist.

Mbappe Rasa PSG Belum Siap Juara Liga Champions

Ujung tombak Paris Saint-Germain (PSG), Kylian Mbappe, berpikir timnya sudah bergerak menuju ke arah yang benar. Meskipun begitu, menurut Mbappe, PSG belum siap jadi jawara Liga Champions.

Les Parisiens dibeli oleh Oryx Qatar Sports Investments di tahun 2011. Semenjak itu, PSG sudah meraih lima piala Ligue 1 Prancis. Namun, PSG sudah berkali-kali gagal pada ajang Liga Champions.

Mereka tereliminasi pada fase enam belas besar di tangan duo tim Spanyol, yaitu Barcelona serta Real Madrid di dalam 2 kampanye musim terbaru. Menurut Mbappe, Les Parisiens masih perlu evolusi, sebelum mereka betul-betul bisa menyaingi klub-klub elit di Eropa.

“Klub tak berhenti maju semenjak pemilik baru datang, dan kami penggawa mesti berevolusi bersama dengan tim sebelum kami bisa merasa tentang memenangi Liga Champions, ini merupakan langkah terakhir di dalam proses itu,” tutur Mbappe pada ESPN.

“Klub amat menyadari mengenai langkah-langkah itu dan apabila semua orang memainkan tugas mereka, ini bakal datang dengan cara natural. Namun, dengan peluang kami, pastinya Liga Champions bakal jadi tujuan kami,” Mbappe melanjutkan.

PSG sendiri sekarang ada pada tempat ke 3 Grup C Liga Champions bersama raihan 5 angka melalui 4 laga yang sudah mereka jalani. Les Parisiens terpaut 1 poin melalui Napoli serta Liverpool yang ada di peringkat 2 dan puncak klasemen.

Adapun Mbappe telah bermain di 4 pertandingan Liga Champions kampanye musim ini bersama raihan 2 goal serta 2 assist.

Egy Maulana Vikri Minim Kontribusi, Begini Lechia Gdansk Wartakan Result mengecewakan Tim nasional U-19 Indonesia

Egy Maulana Vikri main dengan sedikit peran di pertandingan tim nasional U-19 Indonesia vs tim nasional U-19 Qatar.

Tim nasional U-19 Indonesia melawan Qatar di partai matchday dua Grup A Piala Asia U-19 2018, di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (21/10/2018).

Di pertandingan itu, penampilan pemain tim nasional U-19 Indonesia, Egy Maulana Vikri, tidak terlampau terlihat.

Walau sedikit peran, Egy Maulana masih mendapat atensi dari timnya di Polandia, Lechia Gdansk.

Lechia Gdansk masih mewartakan pertandingan tim nasional U-19 Indonesia vs tim nasional U-19 Qatar di Minggu (21/10/2018).

“Piala Asia U-19: Egy jadi salah satu bagian dari tim nasional Indonesia, ” klaim Lechia Gdansk.

Tim dari Polandia ini megabarkan jika Egy berlaga maksimal pada pertandingan Indonesia vs Qatar.

“Egy Maulana Vikri main untuk tim nasional Indonesa di dalam hasil negatif 5-6 (1-4) di pertandingan ke 2 paruh grup Piala Asia U-19 yang digelar di Indonesia. Pemain berposisi gelandang berumur 18 tahun ini tampil maksimal di partai itu, ” klaim Lechia Gdansk.

Bermain maksimal vs Qatar, Egy memang nampak minim kontribusi.

Selama laga vs tim nasional U-19 Qatar, Egy Maulana Vikri mendapat 2 kesempatan yang 1 di antaranya akurat.

Egy cuma dua puluh kali melakukan assist dengan 12 di antaranya berhasil (60%).

Di lini sebelah kiri serangan, rekor assist Egy pun tidak begitu baik.

Selama pertandingan, Egy Maulana Vikri melepas 2 assist silang yang semuanya tak menemui target.

Di pertandingan itu Egy tidak menunjukkan kualitas terbaiknya di dalam menggiring bola melewati rival.

Selama laga, Egy berbuat 2 dribel tanpa ada yang sukses.