Kemenangan Liverpool Inspirasi Perdana Mentri Inggris

Perdana Mentri Inggris, Theresa May, mengakui amat bangga dengan prestasi Liverpool di turnamen Liga Champions musim ini. Anggapannya, kemenangan Liverpool jadi inspirasinya untuk membikin kebijakan tentang keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Pada Rabu (8/5) dinihari, Liverpool dengan cara mencengangkan sukses menghajar Barcelona dan menuju ke Final Liga Champions. Padahal, The Reds mesti mengaku keunggulan 3-0 punya Barcelona di permainan perdana.

“Ketika aku menyaksikan laga Liverpool vs Barcelona tadi malam, aku percaya bakal dapat memutarbalikkan seluruh tuduhan miring pada kami dan menghajar para musuh di Eropa, ” tutur Theresa May dilansir dari laman talkSPORT.

“Sekarang, kami tidak punya banyak waktu. Aku percaya, kami seluruh bisa sampai keputusan paling baik dan sukses jika bekerja sama, ” tambah wanita yang diangkat untuk jadi pengganti tempat David Cameron ini.

Sekarang, Theresa May tengah dipusingkan dengan soal keluarnya Inggris dari Uni Eropa ataupun yang akrab disebut-sebut dengan istilah Brexit. Walau populasi Inggris telah menjalankan referendum bertahun-tahun lalu, pemerintah tidak dapat menentukan cara paling baik untuk pergi dari Uni Eropa.

Dewan Uni Eropa sendiri memberi waktu sampai pertengahan tahun 2019 pada Inggris untuk membikin kebijakan paling baik tentang Brexit. Jika tidak berhasil mengabulkan tenggat waktu yang telah ditentukan, maka Inggris bakal pergi dari Uni Eropa tanpa kebijakan yang menguntungkan untuk masyarakatnya.

Main Buruk pada Laga melawan MU, Klopp Bela Mohamed Salah

Pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, angkat bicara tentang strikernya, Mohamed Salah, yang tampil jelek saat The Reds melawan Manchester United. Dia yakin bintang asal Mesir itu bakal bangkit pada laga berikutnya.

Liverpool berlaga imbang 0-0 dengan United pada lanjutan pertandingan Liga Inggris di Old Trafford, pada hari Minggu (24/2). Dalam laga ini, Mohamed Salah jadi starter, namun tidak berkutik dan gagal membawa Liverpool meraih kemenangan.

Dia dikawal berat oleh Luke Shaw. Akhirnya, Klopp mencabut keluar Mohamed Salah saat laga sudah berjalan hingga menit 79 serta digantikan dengan Divock Origi.

“Salah paham dia dapat bermain setingkat lebih baik ketimbang yang ia lakukan hari ini, namun saya tak khawatir, ” kata Klopp di Soccerway.

“Dua pekan lalu, saat kami berlaga melawan Bournemouth, dia mengesankan. Hari itu jelas, Victor Lindelof serta Luke Shaw melakukan tugas yang lumayan bagus mengawal Salah. Aku di sini bukan guna kecewa, aku di sini untuk menghantarkan para pemain menurunkan sepak bola paling baik mereka, ” Klopp melanjutkan.